SOCIAL MEDIA

Wednesday, August 30, 2017

Hasil Test Prenatal Lab, TORCH, dan Ferritin

Saat usia kandungan 6 minggu, aku menjalankan serangkaian test laboratorium di RS Hermina Palembang berdasarkan rujukan dari dokter, yaitu prenatal check-up, test TORCH IgG dan IgM, serta Ferritin. Test laboratorium ini tujuannya sebagai screening untuk mengetahui kondisi ibu hamil terhadap adanya infeksi yang dapat membahayakan janin dan juga untuk mengetahui apakah ada kemungkinan ibu hamil mengidap kelainan atau penyakit tertentu yang menyebabkan kehamilan beresiko.
Jika ada yang bermasalah, penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. Jadi test ini lebih ke arah 'awareness' dan pencegahan gitu sih.

PRENATAL CHECK-UP
prenatal check-up ini sampel yang diambil adalah darah dan urin.
Poin-poin nya terdiri dari :

Sampel Darah
- Golongan darah dan Rhesus
- Hematologi (Hb, RBC, WBC, PCV, PLT, MCV, MCH, MCHC, RDW)
- Kimia Darah Fungsi Ginjal & Hati
- Diabetes: Glukosa Darah Sewaktu
- HIV: anti HIV
- Hepatitis: HBsAg & Anti HBs

Sampel Urin
- Urinalisa (warna, kejernihan, BJ, pH, protein, glukosa, keton, bilirubin, urobilinogen, leukosit esterase, nitrit, blood, leukosit, eritrosit, epitel sel, silinder, kristal, bakteri, ragi)

Hasil Pemeriksaan :
Untuk Hb dan PCV ada sedikit penurunan dari batas bawah range normal, tapi menurut dokter, masih bagus dan dianggap normal. Belum indikasi mengalami anemia. Test diabetes, HIV dan hepatitis nya juga alhamdulillah semua negatif. Fungsi ginjal dan hati ok. Golongan darah A+.



Untuk urinalisa.. ini yang paling banyak "bintang-bintangnya" 
Secara umum normal, tapi ditemukan positif blood, bakteri dan ragi.
Padahal secara kasat mata urin jernih-jernih aja loh, aku selalu banyak minum untuk pastiin urin aku selama hamil ini jernih yang tandanya tubuhku terhidrasi dengan baik. Tapi hasilnya kok ada blood nya, sedikit sih.
Tapi akhirnya aku gak perlu khawatir karena dokter bilang gpp. Bukan ISK juga karena leukosit esterase nya negatif. Blood dan bakteri nya juga ditemukan dalam jumlah sangat kecil. Memang pada saat hamil ini frekuensi buang air kecil jadi sangat sering, kalau suka ditahan-tahan jadinya urin remain di dalam kantung kemih, nah itu yang bikin bakteri suka berkembangbiak.
Untuk ragi, normalnya di urin itu gak ada. Ragi yang ditemukan pada urin biasanya berasal dari vagina. Kata dokter juga gpp, gak dikasih obat apa-apa, karena memang aku gak ada gejala gatal-gatal dan keputihan, dan gak menunjukkan adanya infeksi. Mungkin karena lembap aja dan ini biasa pada ibu hamil, asal jangan sampai keputihan.

So, sarannya adalah:
- jangan suka nahan pipis
- selalu lap / keringkan dengan tisue bersih sehabis pipis
- sering-sering ganti underwear, karena saat hamil kondisi vagina jadi lebih lembap .

Padahal sejak awal aku juga sudah stock celana dalam khusus ibu hamil cukup banyak jadi bisa ganti-ganti terus sehari berapa kali, dan memang selalu dikeringkan dengan tisu setiap habis buang air kecil, tapi ya ternyata tetap saja pada saat hamil kondisi vagina jadi lebih lembap karena pengaruh hormon, yang penting gak sampai keputihan.

TEST TORCH IgG & IgM
TORCH ini merupakan singkatan dari Toxoplasma, Rubella, Citomegalovirus, dan Herpes. Jadi tujuan test ini ya untuk mengetahui apakah kita sedang terinfeksi atau sudah punya kekebalan terhadap TORCH atau tidak.

Sedangkan perbedaan IgG dan IgM adalah
IgG : antibodi yang terbentuk karena sudah pernah terinfeksi di masa lalu (lebih dari tiga bulan yang lalu).
IgM : antibodi yang terbentuk karena saat ini sedang terinfeksi.

Hasil Pemeriksaan :
- IgG Toxoplasma negatif
- IgM Toxoplasma negatif
- IgG Rubella positif (titer 14,6)
- IgM Rubella negatif
- IgG CMV negatif
- IgM CMV negatif
- IgG Herpes negatif
- IgM Herpes negatif

IgG Rubella ku positif / reaktif dengan nilai titer 14,6 . Dinyatakan reaktif apabila titer antibodi > 10 . Berarti dulu aku pernah terinfeksi campak Rubella yaa. Gak ingat kapan, tapi memang kata mamah waktu kecil aku pernah sakit campak. Atau bisa juga hasil IgG positif ini karena imunisasi.
Kata dokter gpp, kalau IgG-nya positif malah bagus berarti tubuh ku sudah kebal terhadap Rubella seumur hidup.
Alhamdulillah

Untuk yang lain semuanya negatif, alhamdulillah.. tapi tetap mesti hati-hati sama Toxoplasma dan CMV, karena aku belum pernah terinfeksi sekalipun/ tubuh ku gak punya antibodinya.

So, sarannya adalah :
- hindari makanan yang dimasak kurang matang
- hindari makanan mentah
- cuci buah dan sayuran dengan bersih
- jaga kebersihan, selalu cuci tangan setiap sebelum makan .

TEST FERRITIN
Ferritin adalah protein utama sebagai tempat penyimpanan zat besi dalam tubuh. Jadi test ferritin ini untuk mengetahui apakah ada indikasi anemia defisiensi zat besi. Fyi, ibu hamil lebih rentan untuk terkena anemia. Dan alhamdulillah hasil pemeriksaan Ferritin ku masih dalam range normal.

***

Begitulah hasil test laboratorium ku, syukur alhamdulillah dokter bilang hasilnya gak ada masalah, jadi ya aku gak dikasih obat macam-macam. Bismillah semoga kondisi ku dan janin selalu dalam keadaan sehat, dijauhkan dari segala macam penyakit.
Aamiin Aamiin Ya Rabbal Alamin..

Refrensi bacaan tentang test lab saat hamil bisa baca di sini , di sini , atau di sini (blog edukasi dr. Yudhistya, Sp.OG)

No comments :

Post a Comment